Dalam pemilihan diamond rings atau cincin berlian, sebaiknya tidak hanya sekedar mempertimbangkan kilau batu saja, tetapi perhatikan pula desain yang mencerminkan karakter dan selera pribadi. Cincin bermahkotakan berlian sendiri merupakan pilihan menarik bagi Anda yang menyukai tampilan elegan dengan sentuhan kemewahan yang abadi. 


Seiring dengan berjalannya waktu, perhiasan yang satu ini hadir dengan berbagai model, mulai dari desain minimalis hingga taburan berlian yang membuatnya tampak glamour. Setiap model tentu memiliki ciri khas masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan selera.


Namun dari sekian banyaknya cincin berlian yang ada di pasaran, terdapat 3 model klasik yang sudah ada sejak lama namun tetap eksis dan menjadi pilihan utama para pecinta perhiasan, lho! 


Ingin tahu seperti apa 3 diamond rings klasik tersebut? Berikut kami hadirkan informasinya khusus untuk Anda.


  1. Diamond solitaire ring

Solitaire ring merupakan jenis cincin yang terkenal dengan satu buah berlian sebagai pusat perhatian utama. Meski desainnya yang tergolong sederhana, hal tersebut justru mampu menonjolkan keindahan potongan dan pantulan cahaya berlian secara lebih maksimal.


Dari sekian banyaknya bentuk potongan berlian, salah satu yang paling menarik adalah emerald cut yang bentuknya persegi panjang dengan sudut terpotong dan bidang bertingkat yang menghasilkan kilau khas. Tampilan tersebut selalu berhasil melahirkan kombinasi nuansa klasik dan modern sehingga cocok bagi pecinta desain yang tidak lekang oleh waktu.


Selain itu, model solitaire ini juga kerap dipilih untuk momen pertunangan bahkan pernikahan karena memiliki makna simbolis tentang ketulusan dan komitmen. Anda bisa mempertimbangkan tinggi dudukan berlian serta bentuk rangka agar cincin tetap nyaman ketika digunakan dalam berbagai aktivitas.


  1. Diamond eternity ring

Berbeda dengan solitaire, diamond eternity ring memiliki ciri berupa deretan berlian yang menghiasi sebagian (half eternity) atau seluruh lingkar cincin (full eternity). Pada model half eternity, berlian ditempatkan di sebagian rangka, sementara full eternity berlian disematkan mengelilingi seluruh lingkaran.


Perbedaan sematan berlian tersebut menawarkan karakter berbeda pula. Model half eternity memberikan tampilan berkilau dengan bagian rangka polos yang praktis, sedangkan full eternity menghadirkan kilau dari berbagai sudut pandang.


Selain terlihat glamour, cincin yang satu ini juga kerap dikaitkan dengan kasih sayang dan kebersamaan yang berkelanjutan. Namun jika Anda akan memilihnya, maka perhatikan ukuran cincin dan kenyamanan bagian dalam rangka, terutama jika ingin dikenakan dalam waktu lama.


  1. Diamond halo ring

Ketiga ada halo ring dengan sematan berlian utama yang kemudian dikelilingi oleh deretan berlian lainnya yang berukuran lebih kecil. Susunan tersebut mampu menciptakan tampilan yang lebih berkilau sekaligus memberikan kesan berlian utama tampak lebih menonjol.


Halo ring hadir dengan desain yang cukup beragam, mulai dari halo satu lapis hingga dua lapis. Anda bisa menemukan variasi bentuk berlian utama, mulai dari bulat, oval, atau pear, untuk menciptakan karakter yang berbeda.


Jika Anda yang menginginkan cincin dengan detail dekoratif dan tampilan glamor, maka model halo adalah pilihan tepat. Jangan lupa, pastikan susunan batu serta bentuk rangkanya sesuai dengan gaya pribadi dan kebutuhan pemakaian, ya!


Itulah 3 model cincin berlian klasik yang sudah ada sejak lama namun tetap eksis dari dulu hingga detik ini. Ketiga model diamond rings diatas tentu memiliki pesona tersendiri, mulai dari kesederhanaan solitaire, kilau berkesinambungan eternity ring, hingga detail halo yang memikat. 

Bagaimana, tertarik untuk memiliki satu diantaranya? Jika ya, Anda bisa mendapatkan cincin berlian klasik dengan sentuhan modern di Frank and Co.